Menu Tutup

KEKAR Gelar Gebyar Budaya Aceh Ghaya, Sukses!

Perhelatan acara Gebyar Budaya Aceh Ghaya (GBAG) di Bumi Pekemahan Ragunan (Buperta), 26 November 2023 berjalan sukses dan lancar. Hal ini dapat dilihat dari antusiasnya pengunjung dan animo masyarakat yang datang mengikuti dan menyaksikan rangkaian acara budaya seperti lomba masak ikan “tumeh” ala Aceh Rayeuk, lomba pidato, dan bazar kuliner yang menawarkan lebih 60 jenis makanan dan minuman khas Aceh yang lezat memanjakan lidah pengunjung.

Selain itu, fashion show karya aneuk nanggroe mempersembahkan busana hasil kolaborasi antara beberapa brand owners asal Aceh yang sudah dikenal luas di tanah air seperti Rasyidin Boutique, Na Pocut Hijab, dan Tas Daloeng.

Cuaca yang mendukung dan persiapan yang matang oleh panitia yang tergabung di dalam KEKAR, Kerukunan Keluarga Aceh Rayeuk (Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang) di Jakarta, memungkinkan seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik dan sesuai dengan jadwal yang direncanakan. Petugas keamanan mengatur pengamanan di area acara dan mengatur ketertertiban lalu lintas yang nampak membludak pada saat pelaksanaan acara. Tenaga medis juga nampak bersedia di tenda acara GBAG. Acara berjalan dengan baik dan tidak terdapat kendala yang berarti.

Stan bazar kuliner GBAG menjadi salah satu area paling favorit yang dalam sekejap berubah menjadi lautan manusia. Hal ini terjadi karena para pengunjung sangat antusias menikmati bahkan memborong aneka menu kuliner Aceh yang jarang terjadi selengkap itu di Jakarta. Dan dashyatnya, semua makanan habis dalam sekejap, bahkan sebagian stan kuliner yang telah habis sebelum selesainya acara buru-buru melakukan penambahan stok penjualannya untuk memenuhi permintaan dan antusias pengunjung.

Iswanda, owner roti sele samahani dengan merek ‘amora’ pun mengaku acara ini membawa berkah kepada dirinya. Dari berjualan roti sele samahani mampu mengabiskan penjualannya sebelum zhuhur, sehingga terpaksa harus menambah stok dalam jumlah lebih besar untuk memenuhi pengunjung selama perhelatan ini.

“Jualan kami cepat sekali habis, satu orang saja membelinya berkotak-kotak roti sele, alhamdulillah lokasi produksi kami di Pasar Minggu dekat dengan lokasi GBAG, sehingga kami bisa dengan cepat menambah stok agar bisa melayani pengunjung dan alhamdulillah habis lagi”

ujar Iswanda

Stan bazar lainnya juga kewalahan memenuhi banyaknya permintaan pengunjung seperti penyedia kopi khas Aceh di ibukota, Mountes Kupi. Cita rasa olahan kopi Mountes Kupi memang sudah sejak lama diakui oleh penikmat kopi di Jakarta. Kemudian stan kuah beulangong yang merupakan menu legendaris Aceh Rayeuk juga demikian, saat kuah beulangong yang dihidangkan di stan habis karena banyak pengunjung membeli dalam jumlah banyak untuk dinikmati dan dibawa pulang, pengunjung rela menuju ke belakang stan ke lokasi dimasaknya kuah beulangong lalu membelinya benar-benar langsung dari beulangongnya seakan tidak dibiarkan bersisa setetes pun di beulangongnya.

Turut hadir sejumlah tokoh Aceh, seperti Azwar Abubakar – mantan MENPAN dan Gubernur Aceh, Almuniza Kamal – Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi – pj. Walikota Sabang, Sayuthi Is – mantan bupati Aceh Besar, Muslim Armas – ketua PPTIM, Farhan Hamid – mantan DPD RI, Achmad Ardianto – direktur PT. ANTAM, Surya Darma – ketua MAA Jabodetabek, Teuku Iskandar – Irjen PUPR dan Komisaris Waskita Karya, Abu Gani – mantan Kanwil Kehutanan Aceh, professor Sharifuddin Husen dan banyak tokoh lainnya.

Dari panggung utama GBAG, Muhammad Zaki bersama istrinya menjadi sepasang MC mengumumkan juara 1, 2, dan 3 dari masing-masing lomba. Juara 1 lomba masak indatu dimenangi oleh Srikurniati, juara 1 lomba fashion show dimenangi oleh Fara Mahdi, sedangkan juara 1 lomba pidato bahasa Aceh dimenangi oleh Fakhrul Arrazi. Para juara dan juga peserta lomba mendapatkan hadiah dan cendera mata yang telah dipersiapkan oleh panitia.

Ketua panitia, ibu Suraya Marzuki saat berdiri di hadapan hampir seribuan lebih pengunjung menyampaikan terima kasih kepada semua pihak.

“Banyak orang bilang kami terlalu berani buat acara ini, tapi karena panitia ikhlas dan penuh tanggung jawab, alhamdulillah Allah bantu dan banyak orang yang mengapresiasi kesuksesan even ini”

ujar Suraya

Gebyar Budaya Aceh Ghaya (GBAG) ini merupakan acara yang diselenggarakan oleh Kerukunan Keluarga Aceh Rayeuk (KEKAR) di Jakarta.

Foto: FAJAR YOGA PRATAMA

Ketua Umum KEKAR, Ir. Iskandar Zamzami, M.T. mengatakan, banyak tokoh menyampaikan apresiasi suksesnya dan menariknya acara GBAG ini, bahkan ada yang menyampaikan hingga berulang kali apresiasi atas terselenggaranya acara yang bermanfaat ini.

“Semoga semua ini menjadi amal shalih di sisi Allah SWT.  Keep Your Best

ujar Iskandar Zamzami

Untuk itu, sekali lagi, ucapan selamat kepada panitia yang dikomandoi oleh srikandi Aceh, Suraya Marzuki yang telah berhasil menyelenggarakan even besar ini dengan sukses. Diharapkan even ini bisa terlaksana secara rutin setiap tahun, sehingga bisa menjadi ajang tempat mempertahankan budaya dan kuliner leluhur kita.